Apa Itu Database SQL?

Structured Query Language (SQL) sering dianggap sebagai database, padahal database SQL sebenarnya tidak ada. Sebaliknya, SQL berbicara dengan dan mengelola database yang terhubung ke SQL. Keduanya tidak dapat berfungsi secara independen, jadi istilah "database SQL" adalah cara yang lebih mudah untuk memikirkan hubungan tersebut. SQL mengontrol database melalui kueri dan perintah, dan database ini biasanya digunakan oleh bisnis dan situs web.

Apa Itu Database SQL?

SQL pertama kali dibuat oleh IBM® pada tahun 1970-an. Bahasanya sendiri hampir sama dengan yang ada di awal abad ke-21, tetapi pada awalnya tidak disebut SQL. Awalnya disebut Structured English Query Language, atau SEQUEL. Banyak perusahaan sejak itu membuat database SQL mereka sendiri.

Database SQL bukanlah entitas statis tempat data disimpan dan diarsipkan. Melalui penggunaan perintah atau kueri sederhana, database SQL dapat diperbarui secara instan. Ketika dilampirkan ke entitas yang berkembang pesat, seperti situs web, database biasanya akan mengalami banyak perubahan dalam waktu kurang dari satu hari. Hal ini memungkinkan pemrogram untuk terus mengisi database tanpa perlu membuat database terpisah untuk setiap hari atau setiap perubahan.

Tidak hanya data dapat ditambahkan ke database SQL, tetapi data di dalam database dapat dimodifikasi. Misalnya, jika catatan bisnis salah dieja atau dilampirkan ke gambar yang salah, kueri sisipkan bisa digunakan untuk menyisipkan nilai baru ke dalam database. Kueri pembaruan juga dapat digunakan untuk memperbarui informasi dalam database. Jika informasi benar-benar salah atau usang, dimungkinkan juga untuk menghapus data dari database.

Selain menyimpan dan memperbarui informasi, fungsi penting lainnya dari database SQL adalah kemampuan untuk mengambil informasi. Sama seperti semua fungsi lainnya, ini dilakukan melalui kueri yang mencetak informasi ke dokumen terpisah. Data dapat diambil berdasarkan tag pencarian atau hubungannya dengan informasi lain dalam database.

Saat dilampirkan ke bisnis, database SQL biasanya menyimpan informasi publik dan pribadi. Informasi publik akan mencakup harga saat ini atau nama produk atau layanan yang saat ini dijual. Informasi pribadi akan mencakup penelitian dan statistik yang digunakan untuk memperbarui produk atau membuat produk baru. Database bisnis juga dapat digunakan untuk menyimpan informasi tentang karyawan.

Database SQL sering digunakan untuk situs web. Saat anggota baru mendaftar ke situs web, basis data SQL-nya diperbarui dengan nama dan informasi anggota. Jika penjualan dilakukan, beberapa situs web menggunakan database SQL untuk melacak semua penjualan dan pesanan.